


Apa hal terburuk tentang pengumpulan limbah? Bukan kerja keras atau kotorannya, tetapi truk yang terjebak di samping tangki septik, pipa di dalam sumur, dan pompa yang tidak berfungsi. Hal ini tidak hanya menunda jadwal kerja, tetapi banyak orang salah mengira bahwa pompa rusak atau mesin tidak dapat digunakan ketika truk mengalami kerusakan, dan langsung meminta perbaikan besar, sehingga membuang-buang uang dan waktu.
Faktanya, sasis dan sistem vakum truk vakum Howo sangat stabil. 90% dari kerusakan umum bukanlah kerusakan perangkat keras, melainkan disebabkan oleh pengoperasian dan masalah kecil sehari-hari. Hari ini, kami telah merangkum beberapa masalah inti yang sering dihadapi oleh pengemudi, beserta metode praktis yang dapat diselesaikan di tempat tanpa membongkar mesin. Baik pengemudi pemula maupun berpengalaman dapat langsung menggunakannya.
Kesalahan 1: Pompa vakum beroperasi dengan daya hisap lemah
★ Gejala: Semua bagian berfungsi normal, tekanan vakum terlalu rendah, pipa berbunyi gemericik dan gagal menyedot limbah.
★ Penyebab: Kebocoran udara, posisi katup yang tidak tepat, bagian pompa yang aus, saluran pipa yang tersumbat, dan oli vakum yang tidak normal.
★ Solusi
• Hentikan penggerak daya, bersihkan filter dan kotoran di dalam pipa.
• Alihkan katup empat arah ke posisi hisap.
• Periksa dan perbaiki segel kebocoran udara.
• Ganti komponen pompa yang aus
• Bersihkan katup luapan yang tersumbat dan pemisah air-gas.
• Tambahkan atau ganti oli pompa vakum tepat waktu.
★ Tips PencegahanBersihkan filter setelah digunakan, periksa pompa dan oli secara berkala.
Kesalahan 2: Dapat beroperasi tanpa air dan menghisap udara, tetapi tidak dapat memompa lumpur kental atau limbah.
★ Penyebab utama:
• Tekanan negatif di dalam tangki tidak sepenuhnya terbentuk sebelum proses penghisapan dimulai.
• Saluran masuk hisap ditekan rapat ke dasar tangki tanpa ruang masuk udara.
• Lumpur kental yang sudah mengendap telah mengeras dan tidak dapat dilonggarkan.
★ Operasi korektif:
• Jalankan pompa dalam kondisi idle selama 30 detik sebelum dioperasikan untuk membangun tekanan negatif yang cukup di dalam tangki.
• Jaga agar lubang hisap berada 3–5 cm di atas dasar tangki untuk menghindari kontak langsung.
• Untuk lumpur kental, encerkan terlebih dahulu dengan air untuk melonggarkannya, kemudian naikkan dan turunkan saluran masuk sambil memompa. Jangan memaksakan hisapan.
Kesalahan 3: Pompa terlalu panas, mengeluarkan suara abnormal selama pengoperasian.
★ Gejala di dunia nyata: Setelah bekerja dalam waktu singkat, suhu pompa melonjak, disertai dengan suara berdengung. Operator baru, karena takut pompa terbakar, segera menghentikan pekerjaan, sehingga menunda proyek secara tidak perlu.
★ Penyebab sebenarnya: Seringkali disebabkan oleh pengoperasian tanpa beban yang terlalu lama, kotoran di dalam pompa, bilah/selubung yang aus, oli pelumas yang tidak cukup atau sudah rusak. Pembongkaran, pembersihan, atau penggantian bagian yang mudah aus diperlukan.
★ Solusi di lokasi:
• Jika kotoran atau serpihan masuk ke ruang pompa, bongkar, bersihkan pompa vakum, dan ganti bagian yang aus.
• Segera ganti selongsong baling-baling yang aus.
• Tambahkan atau ganti oli pelumas yang bersih jika tidak mencukupi atau terkontaminasi.

Kesalahan 4: Pengukur vakum tidak menunjukkan pembacaan atau menunjukkan pembacaan abnormal.
★ Kemungkinan penyebabnya meliputi kerusakan badan pengukur, penyumbatan tabung pengukur, kecepatan pompa vakum yang tidak mencukupi, atau kerusakan katup empat arah. Setiap kemungkinan perlu diperiksa secara individual.
★ Solusi:
• Kecepatan pompa vakum terlalu rendah: Solusi: Tingkatkan aliran gas;
• Penyumbatan tabung pengukur vakum: Solusi: Hilangkan penyumbatan;
• Pengukur vakum rusak: Solusi: Ganti pengukur vakum;
• Katup bola empat arah tidak terbuka sepenuhnya: Solusi: Ganti baling-balingnya.

Kesalahan 5: Aliran Balik Limbah Setelah Pompa Berhenti
★ Gejala: Setelah pompa dimatikan, air limbah mengalir kembali ke pompa dari pipa hisap.
★ Penyebab Umum
• Lubang hisap tidak ditarik keluar dari permukaan cairan tepat waktu.
• Katup anti-luapan mengalami kerusakan: pelampung macet atau segel tidak rapat.
• Katup empat arah belum kembali ke posisi semula, dan saluran pipa di dalam tangki masih terbuka.
★ Solusi
• Saat tangki hampir penuh, tarik pipa hisap keluar dari permukaan cairan terlebih dahulu, lalu matikan pompa.
• Periksa/ganti rakitan katup anti-luapan untuk memastikan katup tersebut menutup secara otomatis saat tangki penuh.
• Sebelum mematikan pompa, alihkan katup empat arah ke posisi **"Stop/Sealed"**.

Kesalahan 6: Penutup pintu bagasi belakang bocor
★ Hal ini sering disebabkan oleh sekrup sebelah kiri yang longgar, paking yang sudah tua dan tidak efektif, atau penyetelan batang pengikat yang tidak tepat (penyetelan panjang batang pengikat). Segel harus dikencangkan atau diganti.
Kesalahan 7: Suara PTO tidak normal, suhu tinggi, tidak dapat mengaktifkan gigi.
★ Penyebab Umum
• Keausan roda gigi/bantalan.
• Oli pelumas tidak mencukupi/rusak.
• Pengoperasian yang tidak tepat: kopling tidak ditekan sepenuhnya, memasukkan gigi pada RPM yang terlalu tinggi.
★ Solusi
• Periksa level oli, tambahkan atau ganti dengan oli gir khusus.
• Suara bising abnormal yang parah → bongkar, periksa, dan ganti bagian yang aus.
• Memasukkan gigi: tekan kopling sepenuhnya, masukkan gigi pada kecepatan idle atau dengan sedikit akselerasi, hindari memaksakan gigi.

Kesalahan 8: Kerusakan sistem hidrolik
Hal ini meliputi kebocoran oli dari silinder, katup hidrolik yang macet, dan kegagalan transmisi daya dari power take-off. Penting untuk memeriksa segel pipa dan kondisi kerja pompa hidrolik.
Panduan Pemecahan Masalah Cepat Harian (penting)
1. Katup Periksa: Apakah katup empat arah, katup anti-luapan, dan katup ventilasi berada pada posisi yang benar?
2. Periksa Pipa: Periksa kebocoran dan penyumbatan pada pipa hisap, sambungan, dan gasket.
3. Periksa Pompa: Periksa level oli, kualitas oli, level vakum, suara-suara yang tidak biasa, dan kemungkinan panas berlebih.
4. Periksa Transmisi: Periksa poros penggerak daya, sabuk, dan kecepatan.
5. Periksa Segel: Periksa segel pada lubang tangki, penutup belakang, dan katup anti-luapan.

Tinggalkan pesan
Pindai dan kirim ke WeChat/WhatsApp :